ALL

Rapor Merah Jokowi di Sejumlah Sektor Ekonomi

By  | 
Warga Baduy Luar memesan bakso yang dijajakan oleh pedagang. Ya, para pedagang ini diperbolehkan berdagang, tapi hanya sampai Baduy Luar | Foto: Rara Ar Rayyan/KedaiPena.Com

Warga masyarakat menjajakan dagangan, meski ekonomi sedang lesu. | Foto: Rara Ar Rayyan/KedaiPena.Com

KedaiPena.Com – Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla masih mendapatkan rapor merah di sejumlah sektor ekonomi.

Setidaknya, rapor merah ini berdasarkan survei yang dilakukan Indikator Politik Indonesia pada 17-24 September 2017. Burhan, sapaan dia, mengambil contoh dalam hal membeli kebutuhan pokok. Sebanyak 43 persen responden merasa semakin berat untuk memenuhi kebutuhan pokoknya sehari-hari.

“Hanya 18 persen yang menyatakan pemenuhan kebutuhan pokok semakin ringan dibanding tahun lalu. Selain itu, responden juga merasa pengangguran di Indonesia saat ini semakin banyak dibanding tahun lalu,” kata dia di Jakarta, ditulis Kamis (12/10).

Lalu, sebanyak 50 persen responden menjawab bahwa pengangguran makin banyak. Dan hanya 20 persen saja yang menjawab makin berkurang. Bukan hanya itu,sSebanyak 54 responden juga merasa mencari pekerjaan makin sulit. Hanya 14 persen responden yang merasa mencari pekerjaan semakin mudah.

“Kemudian, sebanyak 42 persen responden juga menilai orang miskin di Indonesia semakin banyak. Hanya 24 persen yang menjawab makin berkurang. Di isu-isu ini masih lebih banyak yang menilai tidak ada perubahan atau bahkan semakin negatif,” papar Burhan.

Laporan: Muhammad Ibnu Abbas

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *