ALL

FOTO: Merawat Kebhinekaan

By  | 

KedaiPena.Com – Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Salahuddin Wahid, Anggota Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) Mahfud MD, Ketua MPR Zulkifli Hasan, bekas Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie, Wakil Presiden Keenam (1993-1998) Try Sutrisno, berbicara dalam Refleksi Keangsaan “Merawat Kebhinekaan untuk Menjaga Keutuhan NKRI”, di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (13/6). Dalam Seminar yang dihadiri sejumlah Aktivis, Tokoh Nasional, Politisi Senior, Akademisi, Tokoh Lintas Agama ini membahas kondisi nasional yang gaduh dengan berbagai persoalan, seperti ancaman kebhinekaan, gerakan anti Pancasila, hal ini dikhawatirkan berdampak pada perpecahan. Foto: Tkr/KedaiPena.Com

Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Salahuddin Wahid, Anggota Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) Mahfud MD, Ketua MPR Zulkifli Hasan, bekas Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie, Wakil Presiden Keenam (1993-1998) Try Sutrisno, berbicara dalam Refleksi Keangsaan "Merawat Kebhinekaan untuk Menjaga Keutuhan NKRI", di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (13/6). Dalam Seminar yang dihadiri sejumlah Aktivis, Tokoh Nasional, Politisi Senior, Akademisi, Tokoh Lintas Agama ini membahas kondisi nasional yang gaduh dengan berbagai persoalan, seperti ancaman kebhinekaan, gerakan anti Pancasila, hal ini dikhawatirkan berdampak pada perpecahan. Foto: Tkr/KedaiPena.Com
Caption
Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Salahuddin Wahid, Anggota Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) Mahfud MD, Ketua MPR Zulkifli Hasan, bekas Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie, Wakil Presiden Keenam (1993-1998) Try Sutrisno, berbicara dalam Refleksi Keangsaan "Merawat Kebhinekaan untuk Menjaga Keutuhan NKRI", di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (13/6). Dalam Seminar yang dihadiri sejumlah Aktivis, Tokoh Nasional, Politisi Senior, Akademisi, Tokoh Lintas Agama ini membahas kondisi nasional yang gaduh dengan berbagai persoalan, seperti ancaman kebhinekaan, gerakan anti Pancasila, hal ini dikhawatirkan berdampak pada perpecahan. Foto: Tkr/KedaiPena.Com
Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Salahuddin Wahid, Anggota Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) Mahfud MD, Ketua MPR Zulkifli Hasan, bekas Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie, Wakil Presiden Keenam (1993-1998) Try Sutrisno, berbicara dalam Refleksi Keangsaan "Merawat Kebhinekaan untuk Menjaga Keutuhan NKRI", di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (13/6). Dalam Seminar yang dihadiri sejumlah Aktivis, Tokoh Nasional, Politisi Senior, Akademisi, Tokoh Lintas Agama ini membahas kondisi nasional yang gaduh dengan berbagai persoalan, seperti ancaman kebhinekaan, gerakan anti Pancasila, hal ini dikhawatirkan berdampak pada perpecahan. Foto: Tkr/KedaiPena.Com
Caption
Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Salahuddin Wahid, Anggota Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) Mahfud MD, Ketua MPR Zulkifli Hasan, bekas Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie, Wakil Presiden Keenam (1993-1998) Try Sutrisno, berbicara dalam Refleksi Keangsaan "Merawat Kebhinekaan untuk Menjaga Keutuhan NKRI", di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (13/6). Dalam Seminar yang dihadiri sejumlah Aktivis, Tokoh Nasional, Politisi Senior, Akademisi, Tokoh Lintas Agama ini membahas kondisi nasional yang gaduh dengan berbagai persoalan, seperti ancaman kebhinekaan, gerakan anti Pancasila, hal ini dikhawatirkan berdampak pada perpecahan. Foto: Tkr/KedaiPena.Com
Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Salahuddin Wahid, Anggota Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) Mahfud MD, Ketua MPR Zulkifli Hasan, bekas Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie, Wakil Presiden Keenam (1993-1998) Try Sutrisno, berbicara dalam Refleksi Keangsaan "Merawat Kebhinekaan untuk Menjaga Keutuhan NKRI", di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (13/6). Dalam Seminar yang dihadiri sejumlah Aktivis, Tokoh Nasional, Politisi Senior, Akademisi, Tokoh Lintas Agama ini membahas kondisi nasional yang gaduh dengan berbagai persoalan, seperti ancaman kebhinekaan, gerakan anti Pancasila, hal ini dikhawatirkan berdampak pada perpecahan. Foto: Tkr/KedaiPena.Com
Caption
Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Salahuddin Wahid, Anggota Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) Mahfud MD, Ketua MPR Zulkifli Hasan, bekas Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie, Wakil Presiden Keenam (1993-1998) Try Sutrisno, berbicara dalam Refleksi Keangsaan "Merawat Kebhinekaan untuk Menjaga Keutuhan NKRI", di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (13/6). Dalam Seminar yang dihadiri sejumlah Aktivis, Tokoh Nasional, Politisi Senior, Akademisi, Tokoh Lintas Agama ini membahas kondisi nasional yang gaduh dengan berbagai persoalan, seperti ancaman kebhinekaan, gerakan anti Pancasila, hal ini dikhawatirkan berdampak pada perpecahan. Foto: Tkr/KedaiPena.Com
Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Salahuddin Wahid, Anggota Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) Mahfud MD, Ketua MPR Zulkifli Hasan, bekas Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie, Wakil Presiden Keenam (1993-1998) Try Sutrisno, berbicara dalam Refleksi Keangsaan "Merawat Kebhinekaan untuk Menjaga Keutuhan NKRI", di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (13/6). Dalam Seminar yang dihadiri sejumlah Aktivis, Tokoh Nasional, Politisi Senior, Akademisi, Tokoh Lintas Agama ini membahas kondisi nasional yang gaduh dengan berbagai persoalan, seperti ancaman kebhinekaan, gerakan anti Pancasila, hal ini dikhawatirkan berdampak pada perpecahan. Foto: Tkr/KedaiPena.Com
Caption
Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Salahuddin Wahid, Anggota Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) Mahfud MD, Ketua MPR Zulkifli Hasan, bekas Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie, Wakil Presiden Keenam (1993-1998) Try Sutrisno, berbicara dalam Refleksi Keangsaan "Merawat Kebhinekaan untuk Menjaga Keutuhan NKRI", di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (13/6). Dalam Seminar yang dihadiri sejumlah Aktivis, Tokoh Nasional, Politisi Senior, Akademisi, Tokoh Lintas Agama ini membahas kondisi nasional yang gaduh dengan berbagai persoalan, seperti ancaman kebhinekaan, gerakan anti Pancasila, hal ini dikhawatirkan berdampak pada perpecahan. Foto: Tkr/KedaiPena.Com
Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Salahuddin Wahid, Anggota Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) Mahfud MD, Ketua MPR Zulkifli Hasan, bekas Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie, Wakil Presiden Keenam (1993-1998) Try Sutrisno, berbicara dalam Refleksi Keangsaan "Merawat Kebhinekaan untuk Menjaga Keutuhan NKRI", di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (13/6). Dalam Seminar yang dihadiri sejumlah Aktivis, Tokoh Nasional, Politisi Senior, Akademisi, Tokoh Lintas Agama ini membahas kondisi nasional yang gaduh dengan berbagai persoalan, seperti ancaman kebhinekaan, gerakan anti Pancasila, hal ini dikhawatirkan berdampak pada perpecahan. Foto: Tkr/KedaiPena.Com
Caption
Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Salahuddin Wahid, Anggota Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) Mahfud MD, Ketua MPR Zulkifli Hasan, bekas Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie, Wakil Presiden Keenam (1993-1998) Try Sutrisno, berbicara dalam Refleksi Keangsaan "Merawat Kebhinekaan untuk Menjaga Keutuhan NKRI", di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (13/6). Dalam Seminar yang dihadiri sejumlah Aktivis, Tokoh Nasional, Politisi Senior, Akademisi, Tokoh Lintas Agama ini membahas kondisi nasional yang gaduh dengan berbagai persoalan, seperti ancaman kebhinekaan, gerakan anti Pancasila, hal ini dikhawatirkan berdampak pada perpecahan. Foto: Tkr/KedaiPena.Com
Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Salahuddin Wahid, Anggota Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) Mahfud MD, Ketua MPR Zulkifli Hasan, bekas Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie, Wakil Presiden Keenam (1993-1998) Try Sutrisno, berbicara dalam Refleksi Keangsaan "Merawat Kebhinekaan untuk Menjaga Keutuhan NKRI", di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (13/6). Dalam Seminar yang dihadiri sejumlah Aktivis, Tokoh Nasional, Politisi Senior, Akademisi, Tokoh Lintas Agama ini membahas kondisi nasional yang gaduh dengan berbagai persoalan, seperti ancaman kebhinekaan, gerakan anti Pancasila, hal ini dikhawatirkan berdampak pada perpecahan. Foto: Tkr/KedaiPena.Com
Caption
Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Salahuddin Wahid, Anggota Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) Mahfud MD, Ketua MPR Zulkifli Hasan, bekas Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie, Wakil Presiden Keenam (1993-1998) Try Sutrisno, berbicara dalam Refleksi Keangsaan "Merawat Kebhinekaan untuk Menjaga Keutuhan NKRI", di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (13/6). Dalam Seminar yang dihadiri sejumlah Aktivis, Tokoh Nasional, Politisi Senior, Akademisi, Tokoh Lintas Agama ini membahas kondisi nasional yang gaduh dengan berbagai persoalan, seperti ancaman kebhinekaan, gerakan anti Pancasila, hal ini dikhawatirkan berdampak pada perpecahan. Foto: Tkr/KedaiPena.Com

 

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *