ALL

Belitung Harus Kembangkan Bekas Tambang untuk Optimalkan Status Geopark Nasional

By  | 
Share Berita :
NATOS 2018 | Foto: Istimewa

NATOS 2018 | Foto: Istimewa

KedaiPena.Com – Peneliti dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Igan Supriatman Sutawidjaja memberikan masukan soal pengembangan pariwisata yang berada di Pulau Belitung.

Igan memaparkan bahwa keberadaan lahan tambang yang sudah tidak terpakai di daerah Belitung dapat dimanfaatkan untuk pengembangan pariwisata.

Demikian disampaikan oleh Igan National Tourism Seminar (NATOS) bertemakan ‘Geopark Belitung Sebagai Daya Tarik Wisata Unggulan dan Destinasi Prioritas”, di Gedung Mandalawangi, Kampus STP Bandung, Jawa Barat, Kamis (24/5/2018).

“Tapi kalau saya melihat itu pengembangan bekas lahan tambang bisa dikemas sebagai destinasi pariwisata. Saya dulu pernah mengembangkan wisata bekas tambang emas di Sumbawa,” imbuh dia.

Igan menjelaskan, wisata pendidikan bisa dikembangkan di tempat-tempat tambang yang sudah tidak terpakai. Hal tersebut akan membantu khalayak umum yang tidak mengerti soal tambang.

“Karena kebanyakan masyarakat tidak tahu saat melakukan tambang. Itu bisa dikemas. Nanti ini bisa digunakan di bekas tembang di Belitung. Dan ini bisa digali,” pungkas Igan.

Baca Juga :  Holding BUMN Tambang Ingin Ambil Alih Saham Freeport, Sebaiknya Tunggu Kontrak Habis

Jika diketahui, Belitung sendiri merupakan daerah dengan kawasan tambang yang cukup banyak. Belitung sendiri saat ini juga masuk sebagai 10 destinasi prioritas pariwisata pemerintah.

Kabupaten yang merupakan bagian dari Provinsi Bangka Belitung saat ini juga telah menyandang status geoprak nasional dan berusaha untuk meningkatkan status menjadi Geopark UNESCO.

Laporan: Ricki Sismawan

Facebook Comments
Share Berita :

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *